Ini Baru Drama! Kau Tersenyum Pada Dunia, Tapi Dunia Tahu Siapa Yang Kau Benci
Kau Tersenyum Pada Dunia, Tapi Dunia Tahu Siapa yang Kau Benci
(Adegan dibuka dengan kelap-kelip lentera lilin yang terapung di permukaan Sungai Bisu, setiap cahayanya memantulkan bintang-bintang yang berbisik. Bayangan pepohonan di tepian sungai menari-nari, berbisik dalam bahasa yang hanya dimengerti oleh angin malam.)
Xiao Ling, gadis yatim piatu dari Desa Lembah Kabut, dikenal karena senyumnya yang menghangatkan hati. Ia tersenyum pada para pedagang yang lewat, pada anak-anak yang bermain di ladang bunga persik, bahkan pada anjing liar yang menggerogoti tulang di sudut pasar. Namun, di balik senyum itu, tersembunyi luka yang dalam, kebencian yang membara pada orang-orang yang telah merenggut keluarganya.
Di dunia manusia, Xiao Ling hanyalah seorang gadis desa biasa. Namun, di alam roh – dunia yang beririsan tipis dengan dunia manusia, dunia di mana bulan mengingat setiap nama yang pernah diucapkan – ia dikenal sebagai Pewaris Cahaya Bulan. Kematiannya di dunia manusia bukanlah akhir, melainkan permulaan dari takdir yang telah lama tertulis.
Dulu, di tengah malam bersinar MERAH DARAH, Xiao Ling terbangun di kuil yang ditinggalkan, dikelilingi oleh roh-roh penasaran yang menatapnya dengan mata bercahaya. Seorang roh tua, berwujud asap yang berputar-putar, mendekatinya. "Kau telah kembali, Xiao Ling," bisiknya, suaranya seperti gemerisik daun kering. "Takdir menantimu. Dunia roh membutuhkanmu."
Dunia roh, Ren'ai, sedang berada di ambang kehancuran. Keseimbangan antara manusia dan roh terancam oleh kekuatan gelap yang disebut Kekosongan Abadi. Kekuatan ini menyerap jiwa-jiwa roh dan mengubah mereka menjadi makhluk tanpa akal, hanya menyisakan kehampaan.
Xiao Ling, dengan enggan, menerima takdirnya. Ia berlatih dengan roh-roh bijak, mempelajari seni bela diri roh, dan menguasai kekuatan bulan. Ia belajar memanggil angin, mengendalikan air, dan menyembuhkan luka dengan sentuhan tangannya.
Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Lan Xi, seorang pemuda dari klan serigala putih yang dingin dan misterius. Lan Xi adalah seorang pejuang yang kuat, namun hatinya dipenuhi dengan kesedihan yang sama dengan Xiao Ling. Mereka saling terikat oleh rasa sakit dan keinginan untuk membalas dendam.
Namun, di tengah perjuangan mereka, Xiao Ling mulai melihat kebenaran yang lebih dalam. Bayangan-bayangan di dunia roh mulai berbicara, mengungkap rahasia tersembunyi tentang masa lalunya. Ia menemukan bahwa kematiannya di dunia manusia bukanlah kecelakaan, melainkan bagian dari rencana yang lebih besar. Rencana yang melibatkan para dewa dan iblis, serta orang-orang yang paling ia percayai.
Ternyata, orang yang selama ini ia cintai, gurunya yang bijaksana dan ramah, adalah dalang di balik semua kekacauan. Ia menginginkan kekuatan Pewaris Cahaya Bulan untuk menguasai dunia roh dan dunia manusia. Guru itu MEMANIPULASI takdir Xiao Ling, menjebaknya dalam lingkaran kebencian dan penderitaan.
Pertempuran terakhir terjadi di puncak Gunung Roh, di bawah bulan yang penuh amarah. Xiao Ling menghadapi gurunya, menggunakan semua kekuatan yang telah ia pelajari. Lan Xi berada di sisinya, siap melindungi Xiao Ling dengan nyawanya.
Pada akhirnya, Xiao Ling berhasil mengalahkan gurunya. Ia membebaskan roh-roh yang terjebak dalam Kekosongan Abadi dan mengembalikan keseimbangan antara dunia manusia dan dunia roh. Ia akhirnya tahu bahwa orang yang benar-benar mencintainya bukanlah orang yang selalu tersenyum padanya, tetapi orang yang bersedia berbagi bebannya, Lan Xi.
Namun, kemenangan itu datang dengan harga yang mahal. Xiao Ling harus memilih antara kembali ke dunia manusia atau tetap tinggal di dunia roh dan menjadi penjaga Ren'ai.
(Xiao Ling berdiri di tepi jurang, menatap ke kejauhan. Cahaya bulan menyinari wajahnya, menunjukkan campuran kesedihan dan ketegasan. Lan Xi berdiri di belakangnya, siap mendukung keputusannya.)
"...Karena dalam setiap hembusan angin, akan selalu ada jejak cahaya..."
You Might Also Like: 0895403292432 Skincare Lokal Dengan