Kisah Populer: Pelukan Yang Menyembunyikan Luka
Pelukan yang Menyembunyikan Luka
Di antara kabut yang mengalun seperti sutra perak, berdirilah dua dunia: 塵世 (Dūnshì), dunia manusia yang fana, dan 靈界 (Língjiè), dunia roh yang abadi. Di batasnya, terjalinlah takdir yang rumit, seperti benang merah yang tak kasat mata.
Awan gelap menyelimuti kota Chang'an ketika Lin Yue, seorang gadis dengan mata yang menyimpan kesedihan yang dalam, menghembuskan napas terakhirnya. Kematiannya, yang dianggap sebagai kecelakaan tragis, hanyalah awal dari perjalanan yang melampaui batas dunia.
Lampu-lampu lentera mengapung di sungai Wei, menerangi kegelapan dengan cahaya lembut. Di sana, di dunia roh, Lin Yue terbangun. Bukan sebagai arwah gentayangan, melainkan sebagai Yue'er, putri dari penguasa Língjiè, Lord Qian. Dunia yang asing namun terasa familiar menyambutnya dengan misteri yang menggoda.
Bayangan menari di dinding istana Qian. Mereka berbisik tentang takdir yang telah digariskan, tentang ramalan kuno, dan tentang bulan yang menyimpan nama-nama yang terlupakan. Yue'er merasakan tarikan yang kuat pada dunia ini, namun di saat yang sama, ia dihantui oleh potongan-potongan ingatan dari kehidupan sebelumnya.
Lord Qian, ayah yang penuh kasih, menjaganya dengan ketat. Ia melindunginya dari bahaya dunia roh, dari intrik para dewa dan iblis. Namun, di balik senyum hangatnya, Yue'er merasakan ada rahasia yang disembunyikan. RAHASIA APA?
Seorang pemuda bernama Xing Chen, seorang pendekar pedang dari dunia manusia, memasuki Língjiè dengan tujuan yang tak jelas. Matanya setajam elang, hatinya sekeras baja. Ia mengaku mencari obat untuk penyakit ibunya, namun Yue'er merasakan bahwa ada sesuatu yang lebih dalam yang mendorongnya.
Xing Chen dan Yue'er terikat dalam serangkaian pertemuan yang berbahaya. Mereka melawan makhluk-makhluk kegelapan, memecahkan teka-teki kuno, dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi di balik legenda. Di setiap pelukan, Yue'er merasakan luka Xing Chen, dan sebaliknya, Xing Chen merasakan kesedihan mendalam yang menghantui Yue'er.
Di tengah badai kekuatan gaib, Yue'er menemukan kebenaran yang MENCENGANGKAN: kematiannya di dunia manusia bukan kecelakaan. Ia dikorbankan, menjadi kunci untuk membuka gerbang antara kedua dunia. Dan yang lebih mengejutkan, Lord Qian, ayah yang selama ini dicintainya, adalah dalang dari semua ini. Ia memanipulasi takdir Yue'er demi kekuasaan dan keabadian.
Lalu, siapa yang benar-benar mencintai Yue'er? Apakah Xing Chen hanya alat dalam permainan Lord Qian? Ataukah cinta sejatinya mampu melampaui takdir yang telah digariskan?
Di saat-saat terakhir, ketika gerbang antara dunia terancam terbuka, Yue'er membuat pilihan yang menentukan. Ia memilih untuk melindungi kedua dunia, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebahagiaannya sendiri. Ia melepaskan pelukan yang menyembunyikan luka, dan menerima takdirnya dengan keberanian yang baru.
Dan dalam bisikan angin, terdengar mantra yang terlupakan: "Ketika air mata bertemu cahaya bulan, rahasia hati akan terungkap…".
You Might Also Like: Jualan Kosmetik Bisnis Tanpa Stok