HPK

mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

Endingnya Gini! Aku Menyuruhmu Berhenti Menatapku, Tapi Diam-diam Berharap Kau Terus Melakukannya

## Aku Menyuruhmu Berhenti Menatapku, Tapi Diam-Diam Berharap Kau Terus Melakukannya Hujan malam itu seperti air mata langit, tumpah ruah membasahi Shanghai yang gemerlap. Di balik jendela kafe yang berembun, aku melihatnya. Li Wei, dengan jas abu-abu yang selalu ia kenakan, berdiri di bawah payung hitam, menatapku. Dulu, tatapannya adalah mentari bagiku. Sekarang, hanya pecahan kaca yang melukai. Lima tahun. Lima tahun sejak ia memilih karir, ambisi, dan nama besarnya di hadapan perusahaan keluarga, daripada janji yang terucap di bawah pohon sakura yang mekar sempurna. "Selamanya," bisiknya dulu. Sekarang, kata itu terasa seperti kutukan. Aku mengangkat cangkir teh melati, berusaha menyembunyikan gemetar di tangan. Aku ingat malam itu, malam ia pergi. Kata-katanya bagai pecahan es, menusuk jantungku tanpa ampun. *"Aku… tidak bisa."* Sesederhana itu. Seolah hati yang telah ia curi, bisa ia kembalikan begitu saja. Ia akhirnya masuk, mengguncang payungnya sebelum melangkah mendekat. Aroma parfum pinusnya yang dulu menenangkan, kini hanya membangkitkan kenangan pahit. "Xiao Mei..." suaranya bergetar. Aku membenci bagaimana jantungku masih berdebar mendengar namanya. Aku menatapnya dingin. "Kau menyuruhku berhenti menatapmu di pesta reuni bulan lalu, Li Wei. Jadi, apa yang membawamu ke sini?" Wajahnya pucat. "Aku… aku ingin menjelaskan." Penjelasan? Setelah lima tahun? Aku tertawa sinis, meski hatiku hancur berkeping-keping. "Penjelasan untuk apa? Untuk janji yang kau ingkari? Untuk mimpi yang kau hancurkan? Untuk **_CINTA_** yang kau campakkan?!" Air mata mulai menggenang di pelupuk mata. Aku memaksa diri untuk tetap tegar. "Pergi, Li Wei. Pergi dan jangan pernah kembali." Ia meraih tanganku, tapi aku menariknya dengan kasar. "Jangan sentuh aku!" Suaraku bergetar, dipenuhi amarah dan sakit yang tak terperi. "Aku menyuruhmu berhenti menatapku, tapi *DIAM-DIAM* berharap kau terus melakukannya. Tapi aku bodoh. Aku selalu bodoh." Li Wei terdiam, matanya dipenuhi penyesalan. Ia membuka mulutnya, seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak ada kata yang keluar. Beberapa minggu kemudian, aku menerima tawaran pekerjaan yang *sempurna*. Posisi tinggi di perusahaan yang sedang berkembang pesat, kantor cabang di Shanghai. Aku menerima dengan senang hati. Tentu saja, aku tahu siapa pemilik mayoritas saham perusahaan itu. Ya, Li Wei. Aku melihatnya untuk pertama kali di ruang rapat, saat rapat perkenalan dengan karyawan baru. Matanya membelalak kaget, nyaris tak percaya. Aku tersenyum manis, senyum yang telah kulatih di depan cermin. Senyum yang menawan, namun dinginnya menusuk tulang. Saat mata kami bertemu, aku melihat penyesalan, kebingungan, dan… ketakutan? Yang terakhir itu membuatku puas. Ia pasti menyadari, ini bukan hanya kebetulan. Ini adalah takdir. Aku tahu aku harus profesional. Aku akan melakukan pekerjaanku dengan baik. Aku akan membuat perusahaannya semakin sukses. Tapi setiap tatapan, setiap pujian, setiap senyum yang kuberikan padanya, akan menjadi pengingat. Pengingat tentang apa yang telah ia hilangkan. Pengingat tentang kekuatan yang telah ia berikan padaku. Pengingat bahwa aku sekarang memegang kendali. Dan aku akan memainkannya dengan **SANGAT** baik. *Cinta yang mati, terkadang bersemi kembali dalam bentuk yang jauh lebih berbahaya.*
You Might Also Like: Cara Skincare Lokal Dengan Kandungan

Share on Facebook

Related Post

There are no other articles with similar categories.